Wednesday, January 3, 2018

Perjalanan ke Pantai Watu Lawang - Malang tapi salah perhitungan

setelah ke pantai Jembatan Panjang, Sumur Pitu & Rowo Gebang, waktuku masih banyak dan bingung mau kemana? ternyata aku ada ide ke pantai Watu Lawang saja deh, toh disana belum pernah. dan aku gak nyangka bila watu lawang itu masuknya sama dengan pantai Ngliyep. Dari jalan Malang kota ke balekambang ternyata ada jalan ke Kepanjen, ya lewat situ akhirnya aku. gak nyangka lagidalam waktu singkat dari jalan ke Balekambang tembus dekat pantai Ngeliyep! wah mantap ini.

nah sebelum itu aku makan dulu di warung Mbak Lia di Sumbermanjing, sebelah selatan Kepanjen. setelah kesitu puas makan lanjut deh. aku pikir setelah jalan menuju pantai bantol tinggal ke barat dikit lalu ke selatan dikit sampai. ternyata lumayan jauh, tapi dapat di tempuh dengan cepat karena jalannya mulus banget, 100% apsal walau kadang ada yang bolong dikit. walau lebih jauh dari pantai Bantol jadinya lebih cepat sampainya karena asapal semua jalannya.

seperti kataku tadi, aku kaget kok cuma ada pintu masuk ke Ngliyep? katanya data yang aku cari di internet bersebelahan. ya aku tanya ke petugas ini juga pintu masuk ke pantai Watu lawang? jawabnya iya ya aku masuk deh. aku mengira aku di bohongin, tapi ternyata tidak. tapi pembuktiannya lama soalnya setelah jalan lama baru ketemu.


nah dulu pintunya cuma satu ke kanan saja ke pantai Ngliyep, sekarang pantai Ngliyep pindah ke sebelah kiri. yang kanan tadi jadi pantai pasir panjang namanya padahal ya sama saja dengan ngeliyep dulu.


nah ini pantai pasir panjangnya, yang dulu satu nama dengan pantai ngliyep.



gak begitu ramai di pantai ini soalnya ramainya di pantai ngliyepnya sendiri full penuh dengan pengunjung. dan aku gak bisa ambil foto yang bagus disini karena kabut putih seperti pada gambar yang terbentuk karena air laut kena sinar matahari menghasilkan kabut itu dan tertiup ke pantai. memang kalau terlalu siang resioknya begini.


aslinya ya masih asik pantainya, tapi aku pikir tambah panjang soalnya gak kelihatan ujungnya, padahal dulu aku pernah mentok sampai ujung pantai ini. apa ada yang di rubah ya?


nah sampailah di pantai Ngliyep. dan bisa sahabat sekalian saksikan, pantainya padat banget dipenuhi pengunjung yang datang, ya kalau rame begini gak bisa menikmatinya. resiko datang ke pantai siang hari, apalagi sudah terkenal ya begini jadinya hehehehehe.


wiiih ramainya sahabat sekalian, ya buat sekedar senang-senang sama keluarga enak banget, soalnya ramai jadi gak takut ada apa-apa. apalagi gelombang ombaknya kecil terhalang batu besar di laut yang dekat pantai. jadi mandi disini dengan anak-anak aman.



males lewat jalan biasa, aku memutuskan lewat jalan menanjak bukit/gunung kecil di pinggir pantai. dan itu gak sia-sia karena bisa menemukan pemandangan yang indah.



nah jembatan itu kalau gak salah lokasinya di pantai watu lawang yang mau aku tuju. perjalanan kesana masih cukup jauh.



nah ini pantai teluk Putri, ternyata gak ada yang turun. kalau tau sepi gitu aku turun. sayangnya sudah terlanjur jalan terus hehehehehe.


nah tumbuhan di samping gambar kadang daunnya ada yang mengering dan berserakan pinggir jalan. awas jangan sampai kena karena bisa berdarah. aku kena jadi berdarah kakiku.


nah bila ke pantai ngliyep/watu lawang bersama-sama dan capek bisa bersistirahat di bangunan pada gambar itu. sengaja di sediakan buat para pengunjung.


pantai watu lawang wuiih ramainya.


kalau begini sih masih agak sepi, tapi tetap saja sudah banyak orang jadi kurang bisa mengesplor keindahannya dalam bentuk gambar. apalagi situasi gak mendukung karena kabut tadi membuat di foto pandangannya kurang bagus.


nah batu pada gambar ini yang juga menahan ombak sehingga ombaknya terpecah jadi kecil-kecil sehingga aman buat nyebur ke pantainya. sepasang anak kecil saja berani bermain sendiri. tapi kalau sepi tetap harus waspada karena tetap saja bahaya kalau cuacanya sedang angin kencang otomatis ombak mungkin akan semakin ganas walau sudah terpecah sekalipun.


nah sekeluarga bermain di pantai bersama, senangnya. mengingatkanku akan keluarga di rumah hehehehe. istri lagi seminar nih saat aku kesini nungguin pualng aku buat jalan-jalan/touring wkwkwkwk.





saat kesini air mulai surut, tapi agak lama eh kok meninggi lagi?




para pengunjung yang bersantai di gunung kombang. kayaknya disini ada makamnya. dan ada pengunjung yang mengkhususkan kesini untuk ke makamnya saja. entah makam pahlawan atau sesepuh yang dulu-dulunya pernah terkenal atau berpengaruh disana.




nah pantai watu lawang aslinya dinamai begitu karena batu karangnya seperti lawang (pintu) dan bisa di lihat gambar di bawah ini.


nah seperti pintu masuk airnya ke pantai, sehingga dinamakan watu lawang (pintu batu). 


disini gak seberapa ramai, rata-rata naik ke gunung kombang semua yang ke pantai watu lawang ini dan bersantai disana karena teduh sambil melihat pemandangan yang indah. mungkin kalau pagi atau sore udah gak panas baru ramai ya.



nah jembatan masuk ke gunung kombang. kalau air surut bisa lewat pantai, kalau penuh ya lewat jembatan ini.


akhirnya selesai juga perjalananku yang panjang setelah dari pantai Sumur Pitu, tembus ke Pantai Rowo Gebang dan Pantai Jembatan Panjang langsung ke Ngliyep demi menemukan pantai Watu Lawang ini dan ternyata sebelahnya pas, aku kira pintu masuknya beda. enaknya ke Ngeliyep sekarang cuma bayar sekali bisa nikmati banyak pantai. jadi di Ngeliyep Ramai? bisa ke pantai lainnya di sebelahnya. aku gak mengeksplor karena super capek sudah mengeksplor 5 pantai sekaligus akhirnya sudah mulai ngos-ngosan kena panas pula. apalagi energi makin berkurang lihat banyak orang mau jeporet semangat luintur hehehehe. lain kali harus datang pagi ini biar belum terlalu ramai. sampai jumpa di perjalananku berikutnya.

baca juga :

No comments: