Monday, August 6, 2018

Coban Srengenge - Malang



Sebenarnya setelah ke Pantai Gemah Risdiken langsung meluncur ke Coban Srengenge minggu berikutnya karena ya ini jatah touring bualanan Risdiken hehehehehe. yang ke pantai Gemah kan beda cerita karena bersama keluarga. kali ini Risdiken kembali ke sendiri pada sibuk teman-teman. huff gak enak aslinya sendiri, tapi ya mau gimana lagi, sudah gatal tangan gak gnegas dan memotret hehehehehehe. Risdiken berangkat jam 6 pas dari rumah dan laungsung meluncur karena sudah tau perkiraan lokasinya dengan melihat google map. perjalanan kesini cukup mudah kok sebenarnya karena satu arah ke tumpak sewu Lumajang.

bila belum tau jalan bisa pakai hp dengan panduan google map navigasi. nah bila sudah dekat ada gapura seperti gambar di atas dan bawah ini ya masuk. ada tulisan wisata alam coban srengengenya kok.


nah setelah masuk matikan gps gak masalah ikuti petunjuki ini. di persimpangan ikuti jalan besar (belok kiri).



kemudian setelah lurus ada persimpangan ini belok kanan. awalnya Risdiken tertipu belok kiri ikuti google map yang membingungkan saat sampai sini. akhirnya tanya deh, katanya belok kaanan ternyata.



ada persimpangan lagi lurus saja.



ada yang terlewat gak risdiken foto. setelah ikuti jalan tadi nanti ada persimpangan pilih masuk yang lewat jembatan dan ketemu jalan ini (gambar di atas) belok kanan.



nah sampai deh, belok kiri untuk masuk.



setelah parkir langsung masuk deh. sementara ini masuknya gratis tanpa tiket. cuma bayar parkir saja Rp.5000 doang, murah meriah tapi di modali warga karena jalannya di cor dan terus di renovasi. ya salut dengan warga sekitar. apalagi orangnya cukup ramah-ramah lho. pokoknya enak lah disini, gak rugi datang jauh-jauh. Hal ini dapat di jadikan contoh bagi tempat wisata lain keramah tamahannya. 



lurus terus  jalan kakinya gak begitu jauh.



nah sampai deh. inilah sungai di atas air terjunnya yang membentuk air terjun yang indah di coban srengege ini.



Nah ini atasnya coban Srengenge 1.





Akhirnya Risdiken turun untuk ekspor. 



Akhirnya mulai kelihatan air terjunnya. 



Belum apa-apa sudah terlihat panorama yang indah. Mantap hehehe. 



Seger suasananya di coban srengege 1 ini. 



Mode slow shutter 



Eunak suasana di sini, apalagi pas sepi, mantep. 



Air terjun yang ke 2. Seperti yang sahabat lihat, coban Srengenge 1 ada 2 air terjunnya. 



Suejuk suasananya. Bisa sahabat sekalian lihat air yang jatuh kabut dinginnya naik ke atas. Gambar di tengah kan agak putih warna pepohonannya di gunung karena kabut dari hasil air yang terjun. 



Di tengah air terjunnya. Tambah asik suasananya disini. Tapi hati-hati awas terpleset ya. 




Dingin, gambar di tengah antara 2!air terjunnya kan terlihat putih, ya kabut seperti yang turun kebawah kataku tadi. Hal ini yang menyulitkan Risdiken ambil gambar dengan baik. 




Mulai ambil gambar sisi kiri air terjun.











Fotonya cuma ini doang hehehe. Maklum sendirian.




Sejuk bukan main. Destinasi yang patut di kunjungi bagi pecinta pemandangan indah. 




Airnya jernih dan warnanya agak biru seperti coban tundo. 



Saat nyebrang sungai harus hati-hati karena lumayan dalam. Kalau jatuh bisa basah kutuk hehehe. 



Akhirnya kembali naik untuk ke Coban Srengenge 2 karena jalannya buntu yang bawah sedang di perbaiki. Lewat perkebunan dan terus menurun. Tetap hati-hati karena licin rumputnya basah. 






Airnya di atas air terjun kembali aku foto. Bersih dan sejuk. 





Jalan menuju sungai di atas air terjun. Karena masih penuh lumpur kakiku jadinya ya gini membasuh kaki dulu. 




Pasien untuk mengecor jalan di coban srengege. Nanti kalau di kirim ke bawah gak susah soalnya ada semacam pipa mengarah ke bawah. Tinggal di masukin situ saja gak perlu repot-repot bawa turun. 



Motor para warga di dekat tangga turun ke air terjun. Setelah ini baru deh turun ke Coban Srengenge 2.


Setelah susah payah turun lega sampai hehehe. Sudah terpasang hiasan untuk spot foto-foto. 



Gede banget air terjunnya. Disini lebih seger lagi karena embun yang tercipta dari percikan air makin banyak dan meluas. Kalau pas arah angin ke kita bisa lumayan hehehe. 



Slow mode gagal, aku turunin lagi kecepatannya malah terlalu silau. Ini saja aku edit biar lumayan gelap. 



Asik juga nyebur disini. Gak ada larangan sih untuk nyebur mungkin aman. Tapi sepertinya gak terlalu dalam jadi gak bisa renang, cuka senang-senang saja. 




Mantep deh. Gak sia-sia datang kesini. Air terjun lapis 3 hehehe. 







Sebenarnya Risdiken lupa kalau ini lapis 3 air terjunnya, jadinya saat lihat air dari coban srengege 2 turun seperti ini kemungkinan besar ada yang ke 3 cuma Medan sulit. Dan dugaanku benar, saat warga mengantar pengunjung lain mereka bercerita kalau di bawah masih ada lagi air terjunnya. Dan lebih besar lagi dari coban srengege 2 ini. Pas pulang baru inget di ig kan pernah di bahas memang lapis 3.




Nah Airnya terjun lagi kan.






Susah ngeditnya. Di coban srengege ini masuk rekor kebanyakan ngedit karena saat itu angin hembusannya kencang banget jadi embun menutupi pandangan. Yang aslinya indah jadi kurang bagus karena jepretan terhalang embun jadi sering-sering ngedit biar gak terlalu jelek. 





Akhirnya puas eksplor keindahan coban srengege ini. Risdiken sangat puas banget dengan keindahan air terjun ini. Di tambah lagi nilai plus warga yang mengelola sangat ramah banget. Semua yang aku tanya begitu ramah dan baik, Risdiken acungi 2 jempol deh. The Best air terjunnya, The Best pelayanannya padahal kita cuma bayar parkir Rp.5000 saja gak ada ongkos masuk tapi warga antusias dan ramah menyambut para pengunjung. 

Apalagi infrastruktur terus di perbaiki, jadi jalannya menuju air terjun dari parkiran lebih enak. Padahal dekat sekali dari rumah warga tapi tetap mereka ingin pengunjung puas dengan di bangun jalan yang lebih enak lagi. Di cor hehehe. Risdiken pikir ini salah satu air terjun terbaik di Malang. Alasan pertama akses dari jalan menuju lokasi gak jauh, beberapa ratus meter dari rumah warga sudah sampai. Kedua pemandangannya cukup indah sekali, apalagi Airnya terlihat jernih banget. Cukup dekat dengan jalan tapi air terjunnya indah. 

Jarang seperti ini. Biasanya kalau indah banget pemandangannya jauh banget jarak yang di tempuh, tapi ini dekat. Karena itulah Risdiken bilang ini air terjun salah satu yang terbaik di Malang. Yang ke 3 warganya begitu ramah dan gak segan membantu bila perlu bantuan. Benar-benar puas dan plong, begitu berkesan. Sampai disini dulu perjalananlu, sampai jumpa di perjalanan berikutnya. 

No comments: