Tuesday, March 6, 2018

Di voor oleh bikers lain : Vario 150 vs Vario 150 trek super panjang!

Kejadian beberapa bulan lalu, saat itu ada kereta melintas jadi berhenti semua. Nah saat palang kereta di buka pada gas pool semua karena jalur lurus panjang di depannya. Disini pulah Risdiken meng K.O Pulsar 135 dengan Bario 125 standar (seri lama). Banyak matic pada kencang-kencang gasnya yang di depan, sedangkan risdiken di tengah jadi gak bisa langsung mluncur. Ada Vario 125, Beat, Mio, dan motor lainnya termasuk motor bebek dan sport tua.

Weh pada gas pol semua bih. Langsung saja lewati rel tancap gas poool dalam sekali.Ya satu persatu mulai tersalip, sampai motor terakhit terlewati. Wuss ninggalin motor lain di belakang perlahan dan makin jauh. Eh gak nyangka di belakang ada Vario 150 juga dan lebih kencang larinya! Single nih duelnya wkwkwk. 

Oke gas poool dan masih di belakang dan perlahan nyalip. Tapi setelah berhasil menyusul aku lumayan ketinggalan, eh dia sengaja gak gas pool, dia ngimbangin aku dan menungguku gas lebih dalam lagi. Ya mau lebih dalam lagi gimana itu sudah mentok. Dia sejajar dengan varioku, aku sudah gak bisa lebih kencang dia ngendorin gas udah deh turunin speed 100km/h ke bawah, aku juga pelan juga. Asli kencang itu vario 150 standard. 

Punya Risdiken kan camratnya sudah bunyi, beban risdiken juga nambah otomatis motor lebih berat nariknya. Gak itu saja, tambah down lagi filter udara sudah terlalu kotor dan oli belum ganti, jadi drop akselerasinya lumayan banyak dan top speednya. Asli dia kencang nyalip dengan agak mudah dan ngevoor Risdiken. Walah K.O. nih, padahal aku lawan N-Max merah sesudahnya menang akselerasi, kalah top speed karena top speed drop. 

Kalau saja N-Max merah di adu dengan Vario 150 yang ngevoor Risdiken ya pasti kalah itu N-Max. Tapi kalau lawan Aerox 155 wes jangan nyoba, kuenceng banget, Vario 150 tadi pasti kesalip! N-Max saudaranya juga pasti K.O. nih. Memang trek lurus di lapindo sebelum pertigaan tol Porong sangat lurus dan panjang. Walau makin padat buat adu gas poool masih bida bila setelah kereta lewat soalnya jalan kembali sepi. 

Gak ada orang nyebrang pastinya, gak ada motor potong jalan juga pokoknya bebas hambatan tancap gas. Di sana pula ngejar ER6N Risdiken, ya itu moge nyantai sih, kalau di seriusin ya pasti K.O akame atau memang jokinya gak berani kencang. Bagus sih biar safe, lari seberaninya gak maksa. Sahabat bikers pernah adu kencang dengan motor yang sama? Silahkan share di komentar ya. Salam bikers salam persaudaraan, apapun motor dan merknya bikers adalah saudara!

No comments: