Friday, May 12, 2017

Cairan anti bocor bisa bikin ban cepat mengeras?


Bikers yang pakai ban tubeless pasti sebagian ada yang kenal dengan yang namanya cairan anti bocor. ya cairian ini praktis banget bila ban tubeless kita bocor gak perlu nambal. cukup arahkan ke bawah pakunya lalu cabut, beres. lubang di ban menutup sendiri dan sudah gak ada masalah (pernah buktikan berkali-kali). tapi pengalamanku gak selalu cairan anti bocor bekerja dengan benar. terkadang ada saja yang gagal atau gak bisa fungsi seusai peruntukannya. di sisi lain dari keunggulan dan kepraktisan cairan anti bocor ternyata ada berita yang bilang kalau malah bikin ban cepat keras atau bisa di bilang masuk angin/mati bannya. ya aku baru baca dari viva.co.id yang bisa langsung click saja linknya. awalnya aku gak langsung percaya, tapi setelah aku pikir-pikir mungkin ada benarnya. soalnya saudaraku punya CBR250R (CBR250 CBU Thailand) ganti ban dengan ban brighstone. nah di pakai setahun itupun jarang pakai kok sudah keras rodanya, kan aneh. apalagi ada retakan di bannya padahal masih belum setahun (sekarang lebih). kemudian saudaraku sang pemilik MX-King dan Blade yang sering aku bahas juga setahun bannya sudah keras. akhirnya ya ganti ban jadinya. kedua saudaraku ini sama-sama pakai cairan anti bocor (gak tau merknya apa). 

ya itu memang cukup memberatkan, tapi setelah aku pikir-pikir ulang secara seksama aku menemukan hal lain yang bisa menyangkalnya. 

1. Vario 125 milikku dulu pakai tubeless dan cairan anti bocor. cairan itu selalu melindingi begitu kena paku dan sangat bermanfaat. aku pakai touring setiap minggu dengan jarak lebih dari 100 km bahkan 200km kalau pulang-pergi. nah selama 2 tahun kurang lebih rodanya baik-baik saja gak ada namanya ban mengeras.

2. ban vario 150 yang setahun sudah licin. ya biasanya bila batikan masih bagus licin biasanya bannya mati (bila mati ban itu mengeras). tapi tanpa cairan anti bocor tubeless ban vario 150 sudah licin dalam setahun. jadi yang di alami saudaraku pemilik MX-KLing & Blade 125 bisa jadi karena bannya, bukan karena cairannya (ya ban harga paling terjangaku sih hehehehehe).

hal itu bisa jadi sangkalan dan memang aku sudah buktikan, tapi yang aneh ya di CBR250R saudaraku itu bannya memang sebentar saja sudah mengeras/ bisa di bilang sudah mati komponnya. ya benar atau tidaknya terserah sahabat bikers yang menyimpulkan. ya seandainya ini benar bukan berarti (cuma seandainya ya bukan beneran hehe) gak bagus beli cairan anti bocor. soalnya setahun kadang ban sudah botak bila sering pakai. nah bila seperti itu mending cari praktisnya saja dengan cara di kasi cairan anti bocor. ban mengeras pas sudah botak ya tinggal agnti jadinya gak kena dampaknya. bila jarang di pakai gimana? ya di kasi gak apa-apa sih kalau mau dan ingin praktis, semupama kena paku saat touring bisa aman. kalaupun tidak juga gak apa-apa soalnya ban tubeless bila kena paku atau jebakan lainnya gak langsung kempes, tapi bisa terus jalan sampai rumah/di tambal ban terdekat. pernah nyoba sendiri sih, ban bocor aku isi eh kempes lagi setelah aku cek ternyata bocor. ya padahal bocor tapi masih bisa jalan 2 harian.  iya itu bila benar bikin keras cairan anti bocornya, tapi menurutku perlu pembuktian lebih jauh. salam bikers salam persaudaraan, apapun motor dan merknya bikers adalah saudara!

No comments: