Sunday, February 7, 2016

Yamaha : SOHC VS DOHC

Aku menulis judul di atas karena mulai ramai ada berita kalau R15 dibekali mesin DOHC. walau menurutku sangat meragukan bukan hal gak mungkin juga. meragukannya karena yamaha sudah beranggapan SOHC sudah cukup untuk ukuran motor 150cc, beda lagi di atasnya. masalah kebangkan mesin DOHC bukannya yamaha gak bisa, buktinya mau racik motor 250cc langung 2 silinder DOHC langsung bisa, pasti bisanya kembangkan 150cc DOHC tapi karena sudah beranggapan SOHC masih mumpuni akhirnya terus di pakai itu mesin.

yamaha bisa memaksimalkan SOHCnya dan bisa saja di kasi VVA seperti di N-Max walau SOHC tetap cepat. tapi kalau bukan DOHC memang kurang afdol bila ngaku-ngaku DNA Moto GP, soalnya tentu Moto GP mesinnya DOHC ^_^ kalau yamaha memakai DOHC juga kan imagenya semakin kuat. lalu sebaiknya memakai DOHC saja daripada SOHC dengan VVA karena image lebih mengena. seumpama sama-sama optimal performanya tapi imagenya kan beda. jadi bisa saja Yamaha mengaplikasikan mesin DOHC ke motor 150ccnya tapi akan ada akibat buruk yang terjadi bila dilakukan dalam waktud dekat.

apa saja masalahnya? mungkin dari segi pemasaran dan promosi yamha. seperti terlalu menggembar gemborkan percaya diri pada motor mereka yang SOHC karena sudah cukup optimal di Indonesia. memang benar sudah cukup optimal di sini tapi kan seharusnya gak terlalu gembar gomborkan, apalagi ada beberapa sales/fan yang nakal mmelakukan BC ke kompetitor. jadi bikers sini banyak sedikit nyerap info itu. lah sudah terserap banyak terus mau memakai DOHC kan akan berdampak buruk juga karena akan di kira menjilat ludah sendiri. fans yamaha yang selama ini setia juga akan tersakiti.

jadi ini akan mnejadi dilema untuk yamaha. di sisi lain kalau memakai mesin DOHC akan menambah image motor yamaha di sisi lainnya akan di kira menjilat ludah sendiri. kalau begitu pilihan aman sebaiknya mesin 150cc yamaha di apliaksikan VVA seperti N-Nax karena mesin akan sangat efisien dan optimal. apalagi yamaha kan paling menjual desainnya bukan mesinnya. walau bukan berarti mesinnya gak bagus, karena menurutku sudah pas di sini performnya cuma harus perbaiki material agar lebih baik lagi. 

tapi itu tadi yang aku bilang di atas imagenya akan motor sport racing akan berkurang, apalagi kompetiornya sudah DOHC semua (honda dan suzuki). jadi mungkin itu yang bikin petinggi yamaha bingung antara mengapliksikan DOHC atau tidak? sebenarnya ada solusi. kini dunia internet kan semakin ramai akan informasi, apalagi blogger kini menjadi salah satu media yang penting bagi pabrikan untuk media promisi dan pengenalan produknya. apalagi blogerkan juga bikers jadi ngerti perasaan sebagian besar bikers, ya minta bantuan adakan sebuah artikel yang membahas mesin yamaha yang berujung ke pertanyaan mana yang lebih baik untuk motor yamaha? DOHC atau SOHC?

nanti bikers akan berkomentar di kolom komentar dan menyaringnya. kemudian di ambil yang betul-betul komentar sebuah masukan.soalnya kalau langsung poling bukan fans yamaha saja, para sales kompetitor dan haters yamaha juga akan ikut. poling itu jadinya seperti pedang bermata dua yang bisa menjadi hal positif atau akan menjerumuskan. jadi poling kurang efektif, lebih baik bahasan saja dan langusng di komentari. kemudian paling penting lagi datangi setiap club motor yamaha 150cc dan adakan survei di sana, mana yang lebih di suka bikers yamaha antara SOHC dan DOHC? pasti akan sangat membantu karena asli dari fans yamaha bukan orang lain hehehehe. salam bikers salam persaudaraan, apapun motor dan merknya bikers adalah saudara!

No comments: