Friday, March 10, 2017

terkadang tukang parkir itu merugikan penjual yang depannya di jaga tukang parkir



Bagi yang suka beli sesuatu/makanan di pinggir jalan (kaki 5) & toko-toko pasti sudah biasa kalau ada tukang parkirknya. nah tukang parkir ini kan enaknya motor bisa di tinggal bebas bila mau beli makan-makan atau keperluan lain karena sudah ada yang jaga. nah lucunya terkadang malah ada bikers yang berpikir parkir seperti itu gak perlu, sehingga merasa keberatan untuk membayar parkir Rp. 1000-Rp. 2000/motor. yang merasa keberatan ini banyak, bahkan depot makanan atau kaki lima yang sebelumnya ramai gak ada tukang parkirnya, kini agak sepi karena sudah ada tukang parkirannya. jadinya ya agak ngaplo yang jualan, biasanya ramai kini agak sepi. bahkan bisa turun 50%. yang terlihat banget di toko obat pasar baru porong. kan di sana ada tukang parkirnya, demi menghindari tukang parkir yang beli obat 2 orang.

yang satu pesan obat di apotik, yang satunya lagi berjaga di depan biar gak kena parkir. di depannya agak jauh karena ada wilayah parkir gak boleh masuk selain parkir di situ. ya kalau satu orang sih biasa lah, mungkin cuma sebentar, nah ini ada 10 orang lebih. yang parkir 1-2 orang saja, yang gak parkir jagain motornya lebih dari 10 orang sampai hampir menyumbat jalan jadi gak bisa lewat. jadi banyak yang menganggap kurang efektif, padahal kalau gak di jaga bisa banget motor yang di taruh hilang. ya aneh saja aku lihatnya hehehehehe. ada-ada saja ya, aku melihatnya gimana gitu, senyum-senyum sendiri. ya pemikiran orang beda-beda, ajdi saat di keramaian kita juga bisa tau pemikiran tiap orang walau gak baca pikiran, cukup lihat apa yang di lakukannya saat itu. salam bikers salam persaudaraan, apapun motor dan merknya bikers adalah saudara!

No comments: