Thursday, March 30, 2017

Setahun bersama Vario 150


Sudah hampir setahun nih sama si vario 150, gak terasa banget waktu berlalu. nah selama ini aku bersama vario akan aku tuangkan di artikel ini. saat pertama menaikinya rasanya kok gak senyaman versi 125 yang lama ya? kok malah down grade kenyamanannya. ternyata setelah aku teliti penyebabnya pada roda vario 150 yang beda denmgan yang 125 lama. yang lama kan belum tubeless,s edangkan ayng baru sudah tubeles dan batikan pada rodanya beda, ajdi saat melaju kerasa perbedannya, feeling mengatakan kurang nyaman. tapi setelah ban mulai berkurang komponnya rasanya makin nyaman. dan rasanya senyaman dulu, hati jadi puas akhirnya. tapi ya itu, pada walnya feelingnya kurang enak, tapi akhirnya bisa kerasa enak. setang juga begitu, rasanya gak seperti dulu, masih enak yang 125 dulu ketika pertama megang yang 150. setelah lama mamakainya kok rasnaya jadi enak yang sekarang ya? mungkin karena sudah gak kaget atau beradaptasi, sehingga jadi nyaman sekali rasanya.


jadi menurutku pertama memakai unsur kenaymananya berkurang banget dari ayng dulu, yang pertama memakais udah nyaman abnget rasanya. ini ajdi nilai minusnya, tapi gak perlu terlalu di permasalahkan soalnya ya tetap senayman dulu, cuma butuh sedikit penyesuaian. selain itu ada algi ayng kurang enak apda Vario generasi terbaru ini. ya lain isi air radiatornya di bawah, jadi bila ngisi air radiator jadi kurang praktis karena harus bongkar pelinding tangi air radiatornya dengan obeng. dulu tinggal buka bagasi dan buka tutup air radiator di isi selesai, sekarang jadi ribet harus buka pakai obeng segala, posisi di bawah pula, jauh dari kata praktis. bila di bandingkan yang dulu, jauhs ekali rasanya kepraktisan dan kenyamanannya. oke masih belum tuntas ya. coba perhatikan deknya yang rata pasti dapat bonus asesoris alas deknya yang keren, coba di ambil pasti ada semacam buka tutup entah buat apa (gamabr no. 2)-. padahal yang dulu gak ada, kenapa sekarang jadi ada begituan ya? 

kan ini cuma motor yang sama teknologi sama cuma bore up dan ganti body saja kok smapai ada perubahan begitu. iya kalau perubahan tambah bagus, kalau tambah gak bgus ya kan rugi konsumen. memang sih dapat asesoris tambah oke, tapi itu kesannya menutupi buka tutup yang aku maksud. kemudian dalam rentang setahun entah kenapa kampas rem lebih cepat habsi rasanya (depan & belakang). padahal aku bawa si Vario 150 toruing sebulan sekali, itupun gak selalu karena akame juga sering aku bawa touring. dulu setahun lebih bari mulai habis, ini belum tetahun sudah minta ganti padahal dengan jarak tempuh yang lebih jauh karena pakai toruing hampir seminggu sekali. jadi kan selisih 4x lipat kan jarak tempuhnya. itupun jalan yang hampir sama. tapi aku berpikir mungkin laju motor lebih kencang remnya juga jadi bekerja extra makanya itu jadi cepet habis.

mesin juga begitu, memang yang 150 ini sudah tangguh banget dan ajaib, tapi tetap gak setangguh versi 125 generasi pertama. soalnya dulu berboncengan dengan berat yang sama dengan sekarang gas pol samapi mentok tanpa ampun ya baik-baik saja. sedankan yang sekarang 150cc aku gas pol sampai bunyi tek-tek tek kayak suara rantai keteng saja. top speed seharusnya apling tidak bisa tembus 120km/h. mungkin banyak di sana standard bisa segitu, tapi lihat berat badan ridernya. kalau gak sampai 70kg sih mungkin banget, sedangkan aku kan di atas 70kg. mentok di 110km/h, tapi bila nunduk bisa 120. sedangkan yang 125 dulu gak pakai nunduk berboncengan gas pol hampir lari 110km/h, kalau sendiri pasti tembus. kalau begitu kan sama saja sama ayng 150 top speednya. seharusnya bisa lebih walau cuma beda 10km/h. atau aku kebetulan dapat unit yang kurang prima ya? kayak kasus CB150R VS CBR 150R yang menang si CB150R. ya mungkin saja sih. punya saudara yang rumahnya sebelahan prima banget, gas dikit lebih nyahut tarikan awalnya.

Vario 125 yang lama, benar-benar puas aku dengan motor ini. tangguh seperti badak, buat nanjak oke, jalan offroad bisa, kencang juga gak mengecewakan dan juga nyaman.

kemudian penyakit lama si vario dari generasi ke generasi masih ada. gak lain adalah lampu belakan gampang mati! Padahal penyakit ini sudah ada dari vario versi karbu pertama kok yang terbaru belum berubah, sangat di sayangkan. Kemudian dimensi body juga gak sebesar dulu dan dek terlalu kecil sehingga buat bawa barang gak semudah seperti yang dulu. Bawa kertas ukuran folio saja di dek sempit banget jadi harus susah-susah memaksakan dulu biar pas. Itupun daya tampungnya berkurang. Secara keseluruhan sih di bandingkan yang 125 versi lama jauh lebih nyaman, praktis dan tangguh yang lama. menurutku sangat di sayangkan. update kok gak tambah puas malah banyak kekurangannya. ya bukannya jelekin ya, aku ngomong apa adanya sebagai pemakai vario 125 versi lama yang sangat puas dengan avrio 125 itu, makanya aku berharap banyak apda versi 150 ini.

 Vario 150 punya saudara, sangat joss akselerasinya. 

tapi walaupun begitu bukan berarti vario 150 ini gak layak, masih layak banget kok. masih sangat nyaman dan enak, cuma di bandingan yang lama menurutku masih enak yang lama, itu saja. di buat ngebut akselerasinya nendang banget, buat santai enjoy dan nyaman. tanjakan juga kuat sekali, benar-benar bisa enjoy banget kok. setangnya memang beda dari yang lama, tapi feelingku lebih pas ini entah apa perasaanku saja. dan yang paling penting sudah gak ngorok kayak dulu mesinnya yang menjadi nilai plusnya versi baru ini. hampir setahun ini aku memakainya ya cukup lah untuk ukuran motor honda walau tidak lebih baik dari yang dulu menurutku. aku kasi nilai 7 dari 10. apalagi yang gak pernah memakai vario 125 lama rasanya ini motor mungkin perfect. 7 karena bandelnya lumayan mesinnya kemudian nyaman juga masih dapat banget.

 kalau vario 125 yang lama aku kasi 9 malah, soalnya bagiku joss banget bahkan offroad jalannya tembus hehehehe, kalah di mesin ngorok itu saja, sisanya sangat normal dan optimal. kekurangan ayng aku tulis di atas semoga di evaluasi oleh honda agar makin perfect motornya. kalau motor makin bagus daris egala sisi kan konsumen puas. gak suka motor matic gambot, sukanya yang slim dan kubikasi 150cc yang nendang tapi nyaman? Vario 150 adalah solusi. di adu sama sport 150cc akselerasinya gak akan mau kalah bila benar-benar terawat dan pakai oktan terbaik bahan bakarnya. sahabat bikers ada kesan atau apalah tentang vario 125/150? silahkan di tuangkan di komentar. salam bikers salam persaudaraan, apapun motor dan merknya bikers adalah saudara!


No comments: