Saturday, June 22, 2019

Vario Risdiken tak senyaman dulu?



Risdiken telah mencoba Vario 125 model terbaru milik Mertua. tapi Risdiken gak merasa perbedaan segi kenyamanan. tapi saat kembali naik vario 150 Risdiken kok rasa-rasanya suspensinya keras sih melibas jalan gak enak dan poldur? apa memang karena sudah lama atau memang dari awal begini? Risdiken sih dulu merasa nyaman banget. bisa mulai gak enak nih suspensi belakangnya, weleh minta ganti suspensi? tapi masa iya sih. memang selain lebih empuk versi baru, Risdiken pakai motor Blade 125 padahal bebek sport kok lebih nyaman dan empuk ya suspensinya melibas poldur atau polisi tidur? 


Risdiken konsultasi ke Saudaraku katanya memang motorku itu suspensinya empuk tapi keras. lho maksudnya? maksudnya gini contohnya : libas poldur motor suspensi agak keras biasanya gak sampai membentur bagian bawah dek motor. sedangkan vario 150 Risdiken membentur, berarti kan lebih empuk karena lebih menekan, karena itu turunnya lebih dalam. nah memang lebih bergoyang suspensinya melibas poldur dan jalan gak enak tapi nyatanya di naiki kok rasanya keras padahal suspensinya lebih epuk karena gampang membentur. punya mertua fine-fine saja tuh. 


makanya kok makin hari ini motor kok jadi lumayan capek nih saat di pakai, kenyamanan yang di tawarkan vario series mulai pudar. mungkin perlu minjem motor saudara yang sama-sama Vario 150 dan seri sama dengan punya Risdiken, apa lebih baik atau sama saja? memang Saudaraku opini seperti yang Risdiken tulis tadi, tapi masalahnya si vario itu sering melibas jalan makadam dan gak enak plus bobot penumpang lebih berat Rsdiken makin gemuk dan si Ispar. bisa jadi suspensinya gak enak karena sering lewat jalan gak enak tadi. kalau menurut pendapat sahabat sekalian bagaimana? salam bikers salam persaudaraan. apapun motor dan merknya bikers adalah saudara!

No comments: