Friday, August 9, 2019

Motor jadi kambing hitam atas polusi di Jakarta?


Motor katanya biang polusi di Jakarta karena 70% lebih kendaraan di sana adalah motor. benarkah begitu? menurutku sih motor memang polusi, tapi coba pikir, dari dulu sekali sudah mayoritas berpengapian injeksi yang jelas lebih ramah lingkungan. dulu gembar gembor dan meratakan motor agar pakai pengapian injeksi alasannya kan emisi gas buyang. sekarang mayoritas pakai motor injeksi masing bilang motor biang polusi? mungkin perlu di pikir ulang lah. memang motor lama jelas masih banyak, tapi tentu lebih banyak motor baru jelasnya. karena orang ada motor baru dikit sudah jual yang lama ganti baru. jadi ya gak heran lah motor baru selalu rame terus gak ada matinya. 

apalagi DP murah dan mudah leasing motor. jadi populasi motor baru (di atas 2010 sudah injeksi semua rata-rata) pastinya banyak. jadi motor dengan emisi jauh lebih ramah walau sekalipun banyak tentu gak begitu pengaruh. ya kita tau sendiri justru mobil-mobil yang ya lumayan agak tua kan jauh lebih banyak dari motor tua yang emisi karena alasan tadi. jadi polusi besar sebagian bisa dari mobil juga. apalagi dimensi besar dan konsumsi bbm banyak, walau gak terlalu banyak jelas kebulan asap juga bisa di katakan gak kalah dengan mobil. yang paling parah di jakarta kan masih banyak angkutan umum yang jelas ngebulngebul semua kebanyakan, dan populasi angkutan seperti ini masih banyak, gak heran polusi makin gila. 

walau jauh dengan motor, tapi kebanyakan gak ramah liingkungan sedangkan motor sudah dari dulu jauh lebih ramah lingkungan, sumbangsih polusi jelas angkutan ini bisa menyumbang banyak. di sekitar Risdiken juga begitu, kok jarak pandang makin gak terlihat karena udara kotor warna putih tapi seperti putih asap tapi bukan kabut. ini asli karena polusi dan jelas bukan polusi karena motor. motor gak begini jadinya, Risdiken di jalan sudah lama ngerti betul asap motor dan kendraan lain dariw arna dan baunya, jadi bisa membedakan. jadi mengkambing hitamkan motor bukanlah sesuatu yang benar, perlu di lakukan penelitian lebih dalam jangan asal nyeplos. ini pendapat Risdiken, sahabat punya pendapat lain? salam bikers salam persaudaraan, apapaun motor dan merknya bikers adalah saudara!

No comments: