Sunday, May 5, 2019

Penipuan terhadap penjual moge, bisa berdampak pada pembelian juga



Dari status wa temanku, Risdiken tau ternyata ada penjual moge yang tertipu oleh seseorang yang berpura-pura beli mogenya. Modusnya sih dia beli tapi uang kurang, jadi dia bawa mobil sebagai jaminan sementara mogenya harus kirim ke pembeli, bila sudah terkirim sisa pembayaran di bayarkan pembeli. Nah saat storing tiba motor di terima eh pembeli gak kasi kabar apa-apa lalu hilang, hmm pusing penjualnya jadinya. Apesnya lagi mobil yang harganya gak sebanding dengan moge tapi bukan punya si pembeli melainkan punya orang lain. 

Ya akhirnya kehilangan deh itu moge di gondol penipu. Penjual rugi, calon pembeli lainnya juga bisa rugi. Masalahnya gak semua orang beli moge selalu cash, ada juga yang beli secara kredit dengan kerja sama dengan bank leasing/finance. Kemudian yang ke 3 seperti penipu tadi, punya mobil banyak ingin tukar tambah dengan moge dan bila harga mobil gak semahal mogenya harus nambah pembeli tinggal nambahin sisanya saja. Atau mobil sebagai jaminan seperti penipu tadi tapi sungguhan akhirnya kena efeknya juga karena penjual jadi gampang curiga pada konsumen. Contoh lagi seperti begini: 

punya uang Rp.150 juta untuk beli R6 sedangkan harga R6 ini kan  Rp.200 juta kan kurang. Sedangkan calon pembeli punya tambahan 1-2 bulan kemudian karena ingin segera bawa motor untuk riding akhirnya mengajukan tawaran ke penjual. 150 di bayar di muka motor di bawa yang 50 belakangan 1-2 bulan lagi dengan jaminan BPKB di tinggalkan. Nah biasanya penjual yang baik itu mau dan akhirnya deal deh. Tapi semenjak kasus ini bisa saja penjual jadi tak mau, cash baru kirim mogenya. Jadi penjual di rugikan, bikers yang ingin beli juga kena imbasnya. Salam bikers salam persaudaraan, apapun motor dan merknya bikers adalah saudara! 

No comments: