foto saat acara kumpul bersama dalam rangka launching mv agusta surabaya
Monday, June 1, 2015
pajak Porgresif baru per 1 mei walau beda nama tapi satu keluarga tetap kena, tapi aku kok dari dulu kenanya?
Tadi aku membaca di tmcblog.com kalau per 1 mei ini pajak progresif ganti dengan peraturan baru. salah satu yang bikin aku bertanya-tanya-tanya tentang peraturan baru pada pajak progresif ini adalah saat seseorang membeli 1 kendaraan mewah anggap saja motor 250cc ke atas atau mobil, kemudian saudaranya juga membeli kendaraan mewah juga, dengan begitu mereka akan terkena pajak progresif walaupun beda nama karena satu keluarga/satu alamat/tempat tinggal. yang bikin aku bertanya tanya kok baru 1 mei? bukannya dari dulu? soalnya aku sendiri di jawa timur sudah berbulan-bulan yang lalu terkena peraturan ini!
ceritanya begini, saat aku menjual cbr250r punyaku (atas nama sendiri), pembeli belum balik nama dan aku mengira sudah balik nama karena tak meninjam ktpku untuk perpanjangan pajak. kemudian keluargaku membeli sebuah mobil dengan nama berbeda, lalu kemudian tak lama kemudian aku membeli R25 atas nama sendiri. saat STNK belum selesai aku cuma dikasi kartu pajak saja tapi sekaligus pengganti stnk sementara karena stnk aslinya masih proses lama. saat aku cek aku sangat kaget karena terkena progresif 3! kenapa bisa begini? aku sangat bingung. gak tanggung tanggung, pajak motor 250cc saja tembus Rp.800.000 lebih! O_O ternyata saat aku bertanya saudaraku yang ngerti dia bilang walau beda nama tapi kalau masih satu KK, alamat/tempat tinggal tetap kena progresif =_=
pantesan kan aku cuma beli 2 motor kok kena progresif 3, jadi itu alasannya. nah itu yang bikin aku bingung, kok baru 1 mei? aku kan sudah dari dulu mengalaminya! kemudian aku membaca kembali secara teliti dan ada tulisan pemerintah daerah DKI Jakarta. apa itu khusus di DKI Jakarta yang dibahas tmcblog tadi? soalnya tertulis peraturan daerah. kalau iya berarti tiap daerah beda kebijakan perpajakan jadi wajar soalnya beda daerah beda peraturanya, tapi kalau untuk skala nasional ini yang aneh dan yang bikin aku bertanya tannya tadi karena di tempatku sudah dari dulu begitu pajak progresifnya. hehehe pajak semakin menggila dan aku cuma bisa geleng-geleng kepala saja. salam bikers salam persaudaraan, apapun motor dan merknya bikers adalah saudara!
Saturday, May 30, 2015
Berpetualang sendiri kembali, banyak hal yang tak terduga terjadi
Hari Minggu kemarin aku kembali melakukan perjalanan menuju Air Terjun Watu Lumpung di Cangar, karena Istriku sedang ada keperluan aku jadi sendirian. pagi-pagi aku berangkat agar siang sudah pulang tapi hal tak terduga terjadi sehingga sampai sore hehehehe.
setelah jam kurang aku melakukan perjalanan aku tiba di pacet. ternyata kalau pagi masih sepi banget. tidak banyak kendaraan yang lewat maupun pedagang makanan ssat pagi begini.
saat di jembatan menuju cangar juga masih sedikit orangnya terlihat asik jadinya
belum ada yang datang penjual pentol bakarnya
pagi yang cerah suasanya juga oke. aku kembali melanjutkan perjalanan
berhenti sejenak untuk melihat air terjun mini perbatasan wilayah cangar dan pacet cerita & gambar lebih lengkap click disini
sepertinya ada perluasan jalan jadi jalannya akan tambah luas nih kalau sudah selesai
kali ini bawa Supra X saja R25 aku istirahatkan dahulu ^^
pemandangan dibawah jembatan cangar
sepertinya habis longsor jadinya banyak yang jatuh kebawah dan rumputnya jadi agak gundul pada bagian ayng longsornya
mampir sebentar untuk melihat air terjun hangat mini di tengah cangar tapi sayangnya aku gak bisa lewat karena di tutup. tapi aku gak kehabisan ide
karena aku pikir aman sudah musim kemarau gaka da banjir bandang jadi aku menerobos di bawah jembatan. siap braksi jadinya ^_^
asik, di hawa yang dingin tapi airnya hangan, bener-bener enak, gratisi pula hehehehe
setelah foto-foto dan memfoto diri sendiri kebetulan ada orang pacaran melihat jadi malu nih, setelah foto sedikit lagi aku kembali ke atas hehehehe. cerita lainnya tentang air terjun mini hangat ini bisa click disini
Pemandangan pagi hari di cangar. saat hendak ke watu lumpung ternyata belum buka karena pengelolanya belum datang jadi aku bingung mau kemana? setelah mikir-mikir kan ada air terjun di pujon yang belum aku kunjungi yaitu coban sumber 7 pujon, ya kesana deh nunggu buka watu lumpungnya.
memasuki wilayah air terjun sumber 7 pujon
jalan yang extreme dan menantang harus dilalui untuk menuju sumber 7 ini
setelah lama melakukan perjalanan aakhirnya smapai sumber 1, harus naik lagi kalau ke sumber 7
siap-siap mendaki extreme menuju sumber 7. harus hati-hati karena sangat berbahaya
akhirnya sampai juga, lega rasanya. pemandangan indah didepan mata. tapi aku merasa heran kok masih ada jalan menanjak di atas? apa masih ada pemandangan lain? ternyata masih! akupun kembali naik dan sampai di sumber 4.
ini dia sumber 4 di atas sumber 7. asik banget sih sebenarnya cuma banyak pengunjung jadi gak bisa ambil posisi yang bagus untuk foto, begitu juga di sumber 1 & 7 tadi.
sedikit berfoto ^_^ cerita lengkap tentang air terjun suber 7 bisa lihat disini
watu lumpung saat tutup
setelah capek menempuh perjalanan jauh (jalan kakinya) aku perjalanan kembali ke cangar untuk pulang sekalian mampir dulu ke air terjun watu lumpung tujuan semula mumpung belum gelap.
ternyata dekat, gak begitu jauh dari parkir menuju lokasi air terjunnya. cocok untuk liburan bersama kelaurga gak butuh extra tenaga untuk menempuhnya. bahasan lengkapnya click disini
ternyata meleset, dari jadwalku pertama kali siang sudah sampai dirumah tapi malah sore hari karena watu lumpung belum buka malah menuju ke air terjun sumber 7 pujon tadi. walau sendiri tapi menyenangkan bisa mengunjungi tempat-tempat dengan pemandangan yang indah. hehe di cari istri karena telat pulangnya
Friday, May 29, 2015
Fenomena penampakan buaya di sungai porong yang menghebohhkan warga
Kemarin aku di ajak keluargaku untuk melihat penampakan buaya di sungai porong, karena penasaran akupun mau di ajak. ya sekitar jam setengah 4 aku berangkat ke desa awar-awar bersama keluarga. di tv bolak bali menyiarkannya dan selalu nampak buayanya tapi kalau belum lihat sendiri gak puas pengen aku foto itu buaya hehehehe. tetangga dan saudara ayng sudah melihat sudah puas dan cerita-cerita bikin tambah penasaran. aku berharap buaya akan nongol saat aku kesana, karena nongolnya dalam waktu tertentu saja.
setelah sampai aku parkirkan mobil di dekat lokasi dan tarif parkirnya fantastis Rp.10.000 tapi masuknya gratis soalnya Rp.10.000 tadi mungkin sudah termasuk tiketnya. ya awalnya gratis tapi yang melihat makin banyak ya akhirnya dipungit buaya deh.dari gambar terlihat ayng pengen melihat buaya liar banyak banget.
banyak yang mulai pulang karena ternyata kemarin gak nongol sama sekali katanya
ada kubangan bisa-bisa dijadikan tempat tinggal buaya kalau sampai melewati sungai buayanya ^_^
selain pengunjung juga banyak pedagang makanan disana, sangat ramai pokoknya
saat sudah naik ke atas, sudah banyak yang menonton, bahkan ada yang berjam-jam nunggu dan belum keelihatan. mungkin mereka harus bersabar
dari sebrang sungai juga banyak yang menonton nih
anak-anak yang ingin menyaksikan lebih dekat dan nekat, mungkin karena buayanya gak muncul jadi berani mendekat
di sebelah timur juga malah banyak anak-anak bermain
banyak banget pengunjungnya walaus sekedar melihat buaya
semakin banyak orang mungkin buayanya jadi males menampakkan diri. ditambah anak-anak yang melempar batu membuat buaya males keluar
sampai-sampai dikasi ayam segala biar buayanya nongol, tapi kemrin gak nongol sama sekali. kata penduduk sekitar memang agak susah nongolnya, bahkan wartawan yang sempat kemari nunggu dari pagi dan baru melihat sore hari. saat itu pula buaya membuka mulutnya jadi pas saat direkam wartawan
para warga sudah lama di atas sungai nih kasian belum lihat buaya.
setelah beberapa jam akhirnya aku pulang karena sudah gelap. keluargaku yang minta aku anter akhirnya kecewa karena gak lihat buayanya. disaat banyak orang menunggu buaya nongol tapi gak nongol-nongol, Nenek & saudaraku habis pulang dari pacet tadi siang melihat ke sungai di atas jembatan krembung dan melihat buaya besar nampak terlihat jelas dan saat itu kebetulan jarang orang yang tau ternyata di krembung juga ada buayanya. wajar kalaua da buayanya juga karena merupakan sungai yang sama. jadi menurutku buat warga sekitar yang biasanya ke sungai sendiri mending jangan sendiri lagi. kalau bisa ditemani seseorang. soalnya walau beda wilayah tapi merupakan terusan sungai porong bisa saja terdapat buayanya seperti yang Nenek & saudaraku lihat tadi siang. sebenarnya dahulu juga sudah ada kok buayanya tapi sangat jarang banget orang melihat, karena terlalu jarang ada yang mengira buaya gaib. tapi kini mungkin sudah berkembang biak jadi jumlahnya banyak sekali.
Update! : Penampakan Buaya Putih di Sungai Porong
Update! : Penampakan Buaya Putih di Sungai Porong
Subscribe to:
Comments (Atom)
